OT Vozzmag - шаблон joomla Окна
  • Slide1
  • Kalender GPIB Karunia 2019
  • PPLP_3R
  • Workshop PKP

SBU Sabtu, 18 Agustus 2018 - Renungan Pagi

Rate this item
(0 votes)

MINGGU XII SESUDAH PENTAKOSTA

SABTU,  18 AGUSTUS 2018

  

RENUNGAN PAGI

KJ.425 : 1,2 "Berkumandang Suara Dari Seberang"– Berdoa

 

NATO = NO ACTION TALK ONLY

Matius 25 : 31-46

"Sebab... kami memberi Aku makan; ... kamu memberi Aku minum; ... kamu memberi Aku pakaian; ... kamu melawat Aku; ... kamu mengunjungi Aku. (ay.35-36)

 

Seorang gadis remaja terinspirasi menjadi seorang biarawati dan melakukan pelayanan paling luar biasa dengan menyentuh mereka yang tidak tersentuh dari orang-orang yang paling terhina diantara yang hina. Gadis itu bernama Agnes Gonxha Bojaxhiu. Ia adalah keturunan Albania yang lahir di Yugoslavia, pada tanggal 26 Agustus 1910, menjadi seorang Biarawati pada usia 17 tahun dan bergabung dengan Biara Loreto di Irlandia. Fokus pelayanan biara Loreto ini salah satunya di India. Demikianlah Agnes Gonxha Bojaxhiu melayani Tuhan di sana. Suatu ketika bunyi ayat 35-36, 40 di Matius 25 ini begitu menyentuh hatinya sehingga dikemudian hari ia menemukan tempat yang tepat untuk melayani Tuhan. Ia menjangkau Tuhan melalui orang yang menderita di India, tepatnya di Kalkuta. Ordo Cinta Kasih yang didirikannya menjadikan orang-orang hina diantara yang paling hina sebagai tujuan pelayanan bagi Tuhan. Agnes Gonxha Bojaxhiu yang dikemudian hari dikenal dengan panggilan nama Bunda Teresa ini telah menyentuh Tuhan melalui sesama.

Ternyata Tuhan mengidentifikasikan dirinya dengan kaum yang papa, mereka yang terpinggirkan, mereka yang sakit, dalam penjara, tanpa makan dan pakaian (ay.35-36). Ya, mereka yang terlupakan oleh banyak orang, kepada mereka itulah Tuhan berpihak. Kalimat "...sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudaraku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku" adalah bukti kuat bahwa pribadi yang mengasihi Tuhan adalah pribadi yang mengasihi sesama. Sebab "barang siapa tidak mengasihi saudaranya yang dilihatnya, tidak mungkin mengasihi Allah yang tidak dilihatnya" (1 Yoh.4:20).

Kasih tidak dapat dilihat dengan perkataan. Kekuatan terbesar dari kasih adalah perbuatan nyata. Maka saatnya bagi kita untuk tidak hanya berbicara tentang kasih, tetapi juga bersegera untuk melakukan tindakan kasih. Kasih tanpa perbuatan nyata adalah kasih tanpa kuasa, hampa dan tak berarti apa-apa.

 

KJ.425 : 3 "Berkumandang Suara Dari Seberang"- Berdoa

Doa : (Tuhan, mampukan kami mengerjakan Kasih itu dalam hidup ini)

 

IND/Iph

Read 144 times

facebook-icon-web

Jadwal Ibadah Minggu

  •    Gereja Pusat I

    :   06:30 WIB

       Gereja Pusat II

    :   09:30 WIB

       Gereja Pusat III

    :   18:00 WIB

     

       IHM Nuansa Muda

     

    :   18:00 WIB

       Minggu ke 2 dan ke 4

     

       Setiap bulan.

     

     

       Pospel Sepolwan I

     

    :   07:00 WIB

       Pospel Sepolwan II

    :   17:00 WIB

     

       Pospel Pamulang I

     
     
    :   09:00 WIB

       Pospel Pamulang II

    :   17:00 WIB

     

       Pospel Hosana

     
     
    :   06:30 WIB

       Pelkat PA

     
    :   06:30 WIB
        09:30 WIB

       Pelkat PT

    :   08:00 WIB