OT Vozzmag - шаблон joomla Окна
  • Pesparawi-2016
  • Jemaat Ibadah Penahbisan
  • Penahbisan Pdt. John Haba
  • Ibadah Penahbisan
  • Phmj
  • Slide1

MAUT TELAH DITELAN OLEH KEGELAPAN

Published in Pembinaan July 29 2017

MAUT TELAH DITELAN dalam KEMENANGAN

            Apakah maut itu ? Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, maut artinya kematian.      Dr. B.J Boland mengatakan  bahwa ungkapan “turun ke dalam kerajaan maut” pada Pengakuan Iman Rasuli artinya neraka atau tempat orang mati. Dalam bahasa Ibraninya neraka disebut “she’ol” artinya dunia orang mati. Sedangkan V.J Pritzner mengatakan bahwa maut dipersonifikasikan sebagai seorang tirani atau kuasa yang digunakan sewenang-wenang atau penguasa yang bertindak sekehendak  hatinya. Jurgen Moltmann juga berpendapat bahwa maut adalah kekuatan jahat yang sudah ada di tengah-tengah kehidupan ini. Jadi maut dapat kita katakan sebagai kekuatan yang ada di tengah-tengah dunia ini, yang menyeret dunia ini dan segala isinya pada kebinasaan atau pada kematian di neraka. Maut itu ada diakibatkan oleh dosa atau ketidakpercayaan manusia kepada Allah.

Menurut kata Alkitab  maut itu memiliki sengat, dan sengat maut itu ialah dosa. Kata sengat digunakan untuk   galah rangsang yang mengendalikan kuda. (Kis. 26:14) Sengat juga dimiliki oleh serangga dan kelajengking. Sengat ini sering dipakai sebagai alat penyiksa, tetapi juga sebagai lambang kuasa tirani

Menurut Paulus kuasa dosa ialah hukum Taurat artinya kehendak Allah yang diungkapkan di dalalm hukum-Nya menuntut tidak kurang daripada ketaatan yang sempurna, yaitu ketika hukum itu menemukan ketidaktaatannya, ia menghukum orang-orang berdosa ke dalam kubur karena menurut Paulus  upah dosa ialah maut ( Roma 6:3)

Dalam kenyataan hidup di dunia ini adakah manusia yang steril dari dosa? Tiak ada. Artinya semua manusia berdosa dan karena  itu berada dalam kuasa maut. Allah sadar benar jika Ia tidak bertindak  menyelamatkan manusia maka mustahil manusia terselamatkan. Karena itu rencana penyelamatan yang telah Ia canangkan sejak kejatuhan  manusia (kejadian 3:15) dan yang terus Ia kerjakan dari zaman ke zaman mencapai puncaknya pada solidaritas Yesus Kristus. Ia masuk ke dalam dunia untuk melihat dan merasakan secara langsung penderitaan manusia dalam perjuangannya  melawan dosa. Karena itu Ia memberikan diri-Nya terhukum oleh karena dosa kita yang  dituntut oleh hukum Taurat (ini  yang dikatakan-Nya bahwa Dia datang bukan untuk mengurangi tetapi meggenapi). Ia mati, menjadi korban penebus dosa, Ia turun ke dunia orang mati, Ia telah menang atas kuasa maut itu.

Di dalam iman pada Yesus yang bangkit maut tidak berkuasa lagi atas diri orang-orang percaya. Hai maut dimakah sengatmu? Ungkapan ini adalah kemenangan bahwa  maut telah kehilangan kejayaannya, giginya, ia tidak dapat menggigit lagi.

Hidup yang kita jalani adalah hidup yang berjuang menentang semua bentuk kuasa yang hendak menyeret manusia pada maut, maut ekonomis dari orang-orang yang dibiarkan mati kelaparan, maut politis dari orang-orang tertindas, maut sosial dari orang-orang cacat, maut yang membunuh melalui bom-bom dan penyiksaan dari para teroris dan maut dari jiwa yang apatis (=masa bodoh, acuh tak acuh, tidak peduli).

facebook-icon-web

Jadwal Ibadah Minggu

  •    Gereja Pusat I

    :   06.00 WIB

       Gereja Pusat II

    :   09.30 WIB

       Gereja Pusat III

    :   18.00 WIB

     

       IHM Nuansa Muda

     

    :   15.00 WIB

       Minggu ke 2 dan ke 4

     

       Setiap bulan.

     

     

       Pospel Sepolwan I

     

    :   07.00 WIB

       Pospel Sepolwan II

    :   17.00 WIB

     

       Pospel Pamulang I

     
     
    :   09.00 WIB

       Pospel Pamulang II

    :   17.00 WIB

     

       Pospel Hosana

     
     
    :   06.30 WIB

       Pelkat PA

     
    :   06.30 WIB
        09.30 WIB

       Pelkat PT

    :   08.00 WIB

     

     

    image6

    PEMBACAAN ALKITAB SEPEKAN

    Tanggal

    Pagi Malam
     17 Okt '17 Mzm 102 : 24-29 Mzm 103 : 1-5
     18 Okt '17 Mzm 103 : 6-18

    Mzm 103 : 15-22

     19 Okt '17 Mzm 104 : 1-18 Mzm 104 : 19-24
     20 Okt '17 Mzm 104 : 25-30 Mzm 104 : 31-35
     21 Okt '17 Mzm 108 : 1-10 Mzm 108 : 11-14
     22 Okt '17

    1 Taw 6 : 31-47

    1 Taw 6 : 48-53