OT Vozzmag - шаблон joomla Окна
  • Slide1

Artikel

July 28 2018

HIMBAUAN MAJELIS SINODE GPIB TENTANG PELAKSANAAN ASIAN GAMES 2018

Doa Bersama Untuk Asian Games 18 Agustus -2 September 2018 di Palembang dan Jakarta   Pelaksanaan Asian Games tinggal hitungan hari. Pembukaan pesta olahraga Asian…

Kegiatan Jema'at

September 08 2018

GATHERING GP KARUNIA

September 08 2018
PEMBINAAN HOMILETIKA

Pembinaan

March 03 2018

ASAL USUL GEREJA BERBAKTI PADA HARI MINGGU

  A S A L – U S U L   G E R E J A   B E R B A K T I   P…

MINGGU VII SESUDAH PENTAKOSTA

KAMIS,  12 JULI 2018

 

RENUNGAN MALAM

GB.69 : 1 "Kumulai Dari Diri Sendiri"– Berdoa

PERSEMBAHAN YANG HIDUP

Matius 16 : 24-28

Karena barangsiapa mau menyelamatkan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya; tetapi barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku, ia akan memperolehnya. (ay.25)

 

Seiring pekerjaan pelayanan, kita sering menghubungkan 'korban' dengan pemberian berupa uang atau materi lainnya. Untuk itu kita mengutip Roma 12:1 'persembahan yang kudus, yang hidup dan berkenan kepada Allah'. Padahal uang yang diberikan itu benda mati, bukan benda hidup. Jadi apakah yang dimaksud dengan 'persembahan yang hidup'? Bacaan ini mengajak kita menyusuri pemahaman tentang karya pelayanan dan aktivitas kehidupan pribadi.

Orang banyak berpendapat melayani sangat berhubungan dengan aktivitas program gerejawi. Pemahaman ini sempit. Tidak membuka wawasan orang Kristen, bahwa semua pekerjaan yang sesuai dengan kehendak Allah, jika dilakukan dengan sepenuh hati merupakan karya layan yang konkrit. Yesus berkata : "Pikullah salibmu dan ikutlah Aku". Dengan kata lain Yesus menganjurkan, lakukanlah pekerjaan yang dipercayakan, sambil meneladai sikap Yesus. Apakah sikap Yesus yang perlu dicontoh? Mengorbankan miliknya yang terbaik demi keselamatan sesama, sebagaimana Yesus telah memperlihatkannya. Korban adalah milik pribadi yang amat berharga. Hidup, tubuh - jiwa - roh, merupakan milik yang termahal yang kita punya. Pelayanan meminta korban yang tidak sedikit jumlahnya. Kita sering meninggalkan urusan rumah tangga, pendidikan anak, berkorban waktu dan sebagainya, agar dapat menolong dan membebaskan sesama dari masalah pelik. Korban itu jauh lebih besar jumlahnya dibandingkan dengan nilai rupiah. Allah memperhitungkan pengorbanan kita; sebab itu, Yesus berkata: "Siapa yang mempertahankan nyawanya akan kehilangan nyawa; tetapi orang yang kehilangan nyawanya karena Aku akan memperolehnya berlipat ganda." Marilah kita melayani dengan tidak memperhitungan untuk rugi. Allah pasti memberikan rachmat kepada tiap orang yang rela melayani dengan sukacita.

 

GB.69 : 2 "Kumulai Dari Diri Sendiri" - Berdoa

Doa : (Kristus, kami serahkan seluruh hidup kami hanya bagi kemuliaan-Mu)

 

A.R.I/Iph

facebook-icon-web

Jadwal Ibadah Minggu

  •    Gereja Pusat I

    :   06:30 WIB

       Gereja Pusat II

    :   09:30 WIB

       Gereja Pusat III

    :   18:00 WIB

     

       IHM Nuansa Muda

     

    :   18:00 WIB

       Minggu ke 2 dan ke 4

     

       Setiap bulan.

     

     

       Pospel Sepolwan I

     

    :   07:00 WIB

       Pospel Sepolwan II

    :   17:00 WIB

     

       Pospel Pamulang I

     
     
    :   09:00 WIB

       Pospel Pamulang II

    :   17:00 WIB

     

       Pospel Hosana

     
     
    :   06:30 WIB

       Pelkat PA

     
    :   06:30 WIB
        09:30 WIB

       Pelkat PT

    :   08:00 WIB