OT Vozzmag - шаблон joomla Окна
  • Slide1

Artikel

May 19 2018

MINGGU PENTAKOSTA

    PENTAKOSTA (Yun. Pentakosta berarti ‘yang ke-50’), yakni hari ke-50 sesudah Paskah. Hari ke-50 sesuai dengan Ulangan 16:9-12 adalah suatu pesta besar, yakni pesta…
March 31 2018
PASKAH

Pembinaan

March 03 2018

ASAL USUL GEREJA BERBAKTI PADA HARI MINGGU

  A S A L – U S U L   G E R E J A   B E R B A K T I   P…

MINGGU PEMULIAAN KRISTUS

RABU, 16 MEI 2018

 

RENUNGAN MALAM

GB. 273 : 1 "Gereja Bagai Bahtera" – Berdoa

 

KETETAPAN HATI SEBAGAI NAFAS KETEKUNAN

Kisah Para Rasul 1 : 12-14

... bertekun dengan sehati (ay.14)

 

"Kaca, porselen dan nama baik adalah sesuatu yang gampang sekali pecah dan tak akan dapat direkatkan kembali tanpa meninggalkan bekas yang nampak" (Benjamin Franklin). - Setia, itulah yang digambarkan oleh cara hidup para rasul setelah Yesus naik ke surga. Mereka setia menaati pesan Tuhan Yesus untuk tinggal di Yerusalem menantikan kuasa Roh Kudus mereka akan dimampukan menjadi saksi-Nya hingga ke ujung dunia. Kesetiaan merupakan komitmen yang tak bisa dirusak dengan mudah. Setia berarti menepati semua komitmen seumur hidup. Para rasul mewujudkannya dalam perilaku bertekun dengan sehati dalam doa bersama.

Mereka menyatukan hati, fokus, seia sekata, sepakat, memohon satu hal yang sama, penggenapan janji Bapa. Dari sini kita melihat prinsip dasar dalam berdoa adalah relasi antara Tuhan dan manusia yang tercipta indah. Para rasul mau lebih mengarahkan kita secara bersama melihat hal indah jika kita menciptakan semangat untuk menghadirkan sikap membangun kehidupan doa bersama dalam konteks persekutuan dimana sebagai jemaat, kita adalah anggota tubuh Kristus. Kesehatian tumbuh dari sikap mau menjadi bagian dari yang lain, dan tekun merupakan komitmen bersama di dalam pikiran dan kehendak dengan tujuan yang sama yaitu penggenapan janji Allah Bapa.

Calvin memandang persatuan gereja itu penting. Tiap orang percaya menjadi bagian mutlak dari gereja yang berperan aktif dalam kehidupan gereja. Ketaatan pada Kristus dibuktikan dengan kesediaan mengikatkan diri satu sama lain dan menumbuhkan relasi penuh damai di antara sesama.

Perilaku para rasul dalam kebersamaan dengan Maria dan saudara-saudara Yesus adalah cikal bakal jiwa persekutuan yang disandang terus oleh gereja Tuhan. Orang Kristen terpanggil menghargai harmoni (keselarasan) antara kerja, istirahat dan waktu untuk berkumpul bersama anggota keluarga dan persekutuan di dalam Gereja-Nya.

 

GB. 273 : 2 "Gereja Bagai Bahtera" – Berdoa

Doa : (Datanglah, ya Roh Kudus, penuhilah hati umat-Mu dan nyalakanlah api cinta kasih-Mu. Baharuilah muka bumi ini dalam ketekunan pelayan dan hamba-Mu)

F.S/jm

facebook-icon-web

Jadwal Ibadah Minggu