OT Vozzmag - шаблон joomla Окна
  • Slide1

Artikel

May 19 2018

MINGGU PENTAKOSTA

    PENTAKOSTA (Yun. Pentakosta berarti ‘yang ke-50’), yakni hari ke-50 sesudah Paskah. Hari ke-50 sesuai dengan Ulangan 16:9-12 adalah suatu pesta besar, yakni pesta…
March 31 2018
PASKAH

Pembinaan

March 03 2018

ASAL USUL GEREJA BERBAKTI PADA HARI MINGGU

  A S A L – U S U L   G E R E J A   B E R B A K T I   P…

MINGGU III SESUDAH PASKAH

KAMIS, 26 APRIL 2018

 

RENUNGAN PAGI

GB. 220 : 1,2 "Yesus Jurus'lamat" – Berdoa

 

 I A   M E M B U K A   J A L A N   B A R U

Ibrani 10 : 19 - 22

"karena Ia telah membuka jalan yang baru dan yang hidup bagi kita ..." (ay.20)

 

Dengan kematian Yesus, jalan keselamatan terbuka bagi setiap orang. Siapa saja dapat berjumpa dengan Allah asalkan dia mau datang kepada Allah. "Oleh darah Yesus yang telah menyucikan dan membaharui hidup kita, dengan penuh keberanian kita dapat masuk ke dalam tempat kudus" (ay.19).

Ketika Yesus disalibkan di bukit Golgota, pada saat ia menghembuskan nafas terakhir, lalu wafat, maka tirai di Bait Allah tercarik menjadi dua dari atas ke bawah (Mat 27:51a). Tirai Bait Allah ini adalah tirai yang memisahkan para imam sebagai pelayan pengantara dengan umat. Dengan tercariknya tirai Bait Allah, terbukalah "jalan baru", sebuah jalan yang dikerjakan oleh Yesus sendiri melalui kematian-Nya.

Sekarang, umat dapat berjumpa dengan Allah, tanpa melalui imam-imam sebagai perantara, karena Yesus telah menjadi Imam Besar. Setiap kali kita datang ke hadirat Allah, tidak lagi dibutuhkan korban binatang, yang dipersembahkan sebagai korban penebus dosa. Karena Kristus telah mempersembahkan hidup-Nya "sebagai korban yang hidup", satu kali untuk selama-lamanya.

Sekarang kita dapat beribadah dengan hati yang tulus ikhlas, tanpa ganjalan atau hambatan. Kita pun dapat beribadah dengan keyakinan iman yang teguh, karena hati nurani kita yang jahat dan tubuh kita yang berdosa telah disucikan oleh darah-Nya. Semua ini telah dilakukan oleh Yesus bagi kita bukan karena kebaikan dan prestasi iman kita, tetapi semata-mata karena kasih karunia-Nya kepada manusia. Manusia tidak akan mendapat keselamatan di luar jalan baru itu dengan usahanya sendiri. Manusia tidak akan selamat dengan mempersembahkan korban binatang. Mungkinkah darah binatang menebus dosa manusia? Bukankah nilai seorang manusia yang adalah ciptaan Tuhan yang mulia, jauh lebih mahal dari nilai seekor binatang? Manusia tidak dapat ditebus dengan darah binatang. Manusia hanya dapat ditebus dengan darah-Nya yang mahal.

Apakah kita menyadari akan kasih Kristus yang dahsyat dan ajaib ini? Mari menyerahkan diri kita kepada Yesus, agar kita mampu mewujudkan kasih Kristus kepada sesama kita.

GB. 220 : 3 "Yesus Jurus'lamat" – Berdoa

 

Doa : (Terima kasih untuk karyaMu, jalan baru bagi keselamatan kami)

S.I/Iph

facebook-icon-web

Jadwal Ibadah Minggu