OT Vozzmag - шаблон joomla Окна
  • Slide1

Artikel

May 19 2018

MINGGU PENTAKOSTA

    PENTAKOSTA (Yun. Pentakosta berarti ‘yang ke-50’), yakni hari ke-50 sesudah Paskah. Hari ke-50 sesuai dengan Ulangan 16:9-12 adalah suatu pesta besar, yakni pesta…
March 31 2018
PASKAH

Pembinaan

March 03 2018

ASAL USUL GEREJA BERBAKTI PADA HARI MINGGU

  A S A L – U S U L   G E R E J A   B E R B A K T I   P…

MINGGU III SESUDAH PASKAH

RABU, 25 APRIL 2018

 

RENUNGAN PAGI

GB. 49 : "Kasih Pasti Lemah Lembut" – Berdoa

 

 D I P A N G G I L   H I D U P   D A L A M   K A S I H

1 Yohanes 3 : 11 - 15

"... yaitu bahwa kita harus saling mengasihi" (ay.11)

 

Inti ajaran Kristen adalah hidup di dalam kasih. Ajaran ini merupakan ajaran yang didasarkan pada karya Kristus yang telah mempersembahkan hidup-Nya untuk keselamatan umat manusia. Karya Kristus adalah karya kasih (bnd. 1 Yoh 3:16). Karena kasih-Nya kepada manusia, Ia rela mengorbankan hidup-Nya. Mereka yang percaya kepada-Nya diangkat menjadi anak-anak-Nya (bnd. Yoh 1:12), menjadi anak-Nya berarti menjadi milik-Nya, dan menjadi pengikutNya (murid-Nya), sebagai pengikut Yesus kita dipanggil hidup sesuai dengan ajaran-Nya yakni hidup di dalam kasih dengan saling mengasihi.

Yang namanya Kristen warga gereja, "sidi jemaat" (yang telah mengaku Iman), orang percaya (orang beriman), harus hidup di dalam kasih dan saling mengasihi. Kasih dan hidup saling mengasihi harus menjadi "karakter", "warna", "identitas", "ciri" kehidupan kristiani. Jika seseorang yang menyebut dirinya Kristen, Sidi jemaat, murid Yesus, pelayan Tuhan belum hidup di dalam kasih, diragukan kekristenannya. Hidup yang demikian adalah suatu "kebohongan hidup kristiani" (1 Yoh 1:8). Dikatakan demikian, karena orang yang hidup didalam kasih, telah berpindah dari maut (hidup yang gelap, tanpa kasih), kepada hidup (hidup dalam terang dan hidup melimpah dengan kasih kepada sesama) (ay.14). Pembacaan kita mengatakan : "jangan seperti Kain yang membunuh adiknya Habel." Yang dilakukan oleh Kain bukanlah tindakan yang berdasarkan kasih melainkan suatu tindakan berdasarkan kejahatan. Karena apa yang diperbuat oleh Kain berasal dari si jahat.

Lebih dalam, Yesus dalam Injil Matius 5:21, 22 mengatakan : "seseorang yang melakukan tindakan kasar yang melukai hati sesama seperti marah, menghina orang lain dengan berkata "kafir", "jahil", perbuatan mereka sama dengan perbuatan Kain. Setiap orang yang membenci saudaranya adalah seorang pembunuh. Dengan demikian semua yang tidak berlandaskan kasih adalah jahat.

Di tengah dunia yang sarat dengan berbagai kejahatan, dunia yang telah kehilangan kasih, sebagai anak-anak-Nya, sebagai milik-Nya, sebagai pengikut-Nya, mari hidup dalam kasih dan saling mengasihi.

 

GB. 49 "Kasih Pasti Lemah Lembut" – Berdoa

 

Doa : (Mampukan kami hidup dalam kasih dengan saling mengasihi satu dengan yang lain)

S.I/Iph

facebook-icon-web

Jadwal Ibadah Minggu